header-pojok-alfiana

Bangun Kesadaran Membaca Nyaring lewat Training of Trainer Read Aloud

Training of Trainer Read Aloud
Kegiatan Membacakan Nyaring oleh Alfiana (Dok. RA Semarang)

Halo, Teman Perjalananku!

Tidak terasa ini tahun kedua aku benar-benar terjun di dunia read aloud. Sekarang, perjalananku di dunia read aloud mengantarkanku menjadi pengurus komunitas read aloud, yaitu Komunitas Read Aloud Klaten (RAKA). Salah satu program kerja RAKA adalah mengadakan Training of Trainer (ToT) Read Aloud.

Nah, bulan September ini, Komunitas Read Aloud Klaten menyelenggarakan Training of Trainer Read Aloud yang perdana, Dear. Tepatnya tanggal 9, 16, dan 23 September 2023 RAKA secara daring. Karena ini event perdana ToT RA dari RAKA, rasanya ingin sekali mengabadikan moment lewat tulisan.

Oiya, Read Aloud Klaten adalah komunitas literasi dengan fokus utama mengampanyekan metode membacakan nyaring di wilayah Kabupaten Klaten dan sekitarnya.

So, here our journey selama ToT berlangsung…

Tujuan Training of Trainer Read Aloud

Sebelum jauh mengulas kegiatan trainingnya, Dear, aku ingin berbagi, sebenarnya apa sih tujuan diadakan ToT RA?

Ada beberapa tujuan Training of Trainer Read Aloud, Dear :

  • Memberikan wawasan fakta-fakta literasi
  • Mengaktifkan kesadaran pentingnya membacakan nyaring
  • Memberikan edukasi hal-hal teknis dalam membacakan nyaring
  • Melahirkan trainer atau aktivis membacakan nyaring yang mampu menyebarkan virus membacakan nyaring untuk sekitar

Jadi, harapan terbesar atas terselenggaranya kegiatan ToT RA adalah lahirnya aktivis-aktivis read aloud yang bisa berkontribusi minimal untuk keluarga terdekat bahkan meluas untuk masyarakat. Sehingga, semakin banyak orang mengetahui manfaat read aloud sehingga mau mempraktikkannya dengan cara yang tepat.

Pendaftaran Training of Trainer Read Aloud

ToT Read Aloud ini dapat diikuti oleh umum. Artinya siapa saja boleh mengikuti, mulai dari mahasiswa, guru atau pendidik, ibu rumah tangga, bahkan profesi lainnya pun boleh ikut. Aku sendiri juga bukan guru sekolah dasar atau guru anak usia dini pun juga belajar read aloud. Karena, yaa siapa saja bisa untuk belajar dan mempraktikkan read aloud ini, Dear.

Poster Pendaftaran Training of Trainer Read Aloud
Poster Pendaftaran Training of Trainer Read Aloud

Kalau open registrasi ToT RA Klaten kemarin melalui informasi yang ada di poster. Biaya kontribusi peserta untuk mengikuti ToT sebesar Rp 100.000 (tanpa buku) dan Rp 250.000 (dengan buku). Bonusnya, semua peserta ToT RAKA mendapatkan totebag yang berisi merchendise dari sponsor (Ssstt.. ini spesial dari Read Aloud Klaten, hehe)

Kemarin kami sebagai penyelenggara merasa takjub dengan antusias para pendaftar. Hanya butuh waktu beberapa jam dari poster tayang, kuota peserta sudah langsung penuh terisi sebanyak 25 orang. Bahkan, sampai ada beberapa orang yang waiting list. MasyaAllah.

Pembicara Training of Trainer Read Aloud

Pembicara Training of Trainer Read Aloud adalah ibu Roosie Setiawan (@roosie_setiawan). Beliau memang ahli di bidang read aloud. Beliau adalah founder Reading Bugs dan Penasihat Read Aloud Indonesia. Ibu Roosie menerjemahkan buku The Read Aloud Handbook karya Jim Trelease dan Buku Membacakan Nyaring. Beliau juga aktif sebagai Satgas GLS Kemdikbudristek, Dear.

Rangkaian Training of Trainer Read Aloud

Kegiatan ToT Read Aloud terdiri dari 3 sesi. Setiap sesi ada tujuannya masing-masing, Dear, jadi semua peserta wajib hadir di semua sesi. Setelah sesi, akan ada tugas yang dikoordinir oleh panitia RAKA. Peserta juga wajib mengerjakan tugas, Dear, karena dari tugas itulah, peserta akan lebih memahami kegiatan read aloud.

Di akhir kegiatan ToT, nantinya peserta akan mendapatkan sertifikat sebagai “Certified Read Aloud Trainer.” Syarat untuk bisa mendapatkan sertifikat adalah harus hadir di semua sesi dan mengerjakan semua tugas. Jadi, meskipun diselenggarakan secara daring, kegiatan ToT ini tidak untuk main-main, perlu adanya kedisplinan dan keseriusan dari setiap peserta, Dear.

Sesi 1 – Training of Trainer Read Aloud

Sesi-1 Training of Trainer Read Aloud
Dokumentasi Kegiatan Sesi-1 Training of Trainer Read Aloud (Dok. Read Aloud Klaten)

Sesi pertama ToT adalah sesi yang ditunggu-tunggu karena ini kali pertama peserta berjumpa di ruang kelas. Pada Sesi 1, Ibu Roosie akan membuka pengetahuan kita mengenai fakta literasi di Indonesia maupun dunia. Kita akan dibuat kaget dengan angka literasi Indonesia yang berada di level bawah. Namun, sekaligus diberikan kabar gembira bahwa kita punya kesempatan untuk menaikkan angka literasi Indonesia salah satunya dengan membacakan nyaring.

Pada sesi pertama ini pula Ibu Roosie melakukan bedah buku The Read Aloud Handbook karya Jim Trelease. Ibu Roosie akan menyampaikan bab-bab demi bab secara ringkas dengan poin-poin mengenai isi buku.

Hal yang paling aku ingat dari sesi ini adalah ketika Ibu Roosie membacakan surat dari Jim Trelease. Seperti ini surat dari Jim Trelease,

Sesi 2 – Training of Trainer Read Aloud

Sesi-2 Training of Trainer Read Aloud
Dokumentasi Kegiatan Sesi-2 Training of Trainer Read Aloud (Dok. Read Aloud Klaten)

Sesi kedua adalah sesi penting dari rangkaian training. Di sesi ini peserta aka diajak lebih dalam memahami manfaat read aloud sehingga akan bisa menjawab dengan mantap pertanyaan, “Mengapa harus Read Aloud?”

Lebih lanjut, di sesi kedua ini disampaikan tahapan-tahapan membacakan nyaring. Bahwa ternyata membacakan nyaring itu ada tahapannya. Ada tahapan sebelum membaca, saat membaca dan setelah membaca. Hal-hal teknis dalam membacakan nyaring ini jika kita perhatikan dengan baik nantinya akan melahirkan anak-anak yang tidak hanya mau membaca tapi anak-anak yang “cinta membaca.”

Teman-teman bisa membaca tulisanku mengenai Rahasia agarAnak Cinta Membaca melalui Metode Read Aloud.

Di sesi dua, Ibu Roosie memberikan contoh praktik membacakan nyaring sehingga peserta paham bagaiamana cara membacakan nyaring. Setelah itu, peserta diberikan tugas membuat Kajian Teks Sederhana (KTS) yang nantinya akan dipresentasikan di sesi terakhir.

Sesi 3 – Training of Trainer Read Aloud

Sesi-3 Training of Trainer Read Aloud
Dokumentasi Kegiatan Sesi-3 Training of Trainer Read Aloud (Dok. Read Aloud Klaten)

Sesi ketiga adalah sesi terakhir dari rangkaian Training of Trainer Read Aloud. Di sesi ini Bu Roosie akan memberikan resume materi ToT. Beliau juga menegaskan manfaat read aloud itu mencakup semua aspek, mulai dari manfaat neurologis, manfaat pendidikan, manfaat psikis, dan manfaat sosial. Di mana hal-hal tersebut akan bermanfaat untuk periode kehidupan selanjutnya.

Di sesi terakhir ini sangat menarik karena peserta ToT mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung membacakan nyaring sekaligus memapaparkan Kajian Teks Sederhana yang telah dibuat. Di sesi praktik ini, akan diberikan feedback langsung oleh Ibu Roosie. Dalam kesempatan ini, ada 6 peserta yang melakukan praktik.

Baik di sesi 1, sesi 2, dan sesi 3 semua peserta antuasias. Di sesi Tanya-Jawab, ada banyak sekali pertanyaan, baik yang disampaikan langsung oleh peserta maupun yang disampaikan lewat tulisan.

Yuk, Membacakan Nyaring!!

Dear, tak bosan-bosannya aku mengajak teman-teman semua untuk melakukan praktik membacakan nyaring. Dimulai dari skala terkecil, untuk anak-anak kita sendiri, keponakan, atau cucu. Berlanjut bisa meluas untuk masyarakat.. rasanya senang sekali jika sekeliling kita bisa merasakan manfaat read aloud. Bonus membacakan nyaring yang paling menghangatkan hati adalah terciptanya bonding anak dengan orang dewasa yang membacakan dan tentu saja luasnya wawasan anak.

Teman-teman sendiri, apakah sudah melakukan praktik membacakan nyaring? Adakah yang sudah mengikuti Training of Trainer Read Aloud, kapan dan dimana? Atau ada yang berencana ikutan Training of Trainer Read Aloud? Kutunggu ceritamu, Dear.

 

Alfiana,

Teman Perjalananmu 😊

12 komentar

  1. Membacakan cerita untuk anak lebih berhasil dibandingkan bila anak disuruh baca sendiri ya mbak? Dengan read aloud ini diharapkan juga menumbuhkan dan meningkatkan minat baca pada anak2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. metode pendekatan yang berbeda kak, banyak hal yg bisa dibangun lewat membacakan nyaring.. goalsnya adalah agar anak cinta membaca

      Hapus
  2. Keren....bolehlah mbak, next buat artikel detail manfaat read aloud mulai neurologis, pendidikan, psikis, dan sosial. Ditunggu updatenya ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahhh insyaAllah ya kka, jadi semangat nihhh membahas read aloud

      Hapus
  3. Masya Allah, pengen ikutan ToT juga, Mbak. Adakah buat wilayah Sumatra Selatan, ya?

    BalasHapus
  4. Penting sekali membangun kebiasaan ini

    BalasHapus
  5. pengen ikutaan, semoga ada di sulsel

    BalasHapus